Ejakulasi Dini Penyebab Kemandulan, Benarkah ?

Kenikmatan hubungan suami istri ditentukan oleh kedua belah pihak yang aktif berperan. Pada dasarnya sebuah pernikahan suci dilangsungkan dengan harapan dapat memperoleh keturunan yang akan mewarisi harta dan segala prestasi keduniawian yang diperoleh orangtua. Anak juga bisa menjadi penyemangat di saat-saat sulit dalam kehidupan rumah tangga. Karena itulah setiap pasangan yang sah selalu mengharapkan kehadiran buah hati.

Kebahagiaan pasangan akan lengkap dengan kehadiran buah hati. Namun kadang-kadang ada kendala yang tidak diinginkan. Kendala ini bisa datang dari pihak perempuan atau suaminya. Salah satu penyebab ketidak harmonisan rumah tangga yaitu sang suami mengalami ejakulasi dini.

Banyak sekali informasi yang beredar di masyarakat, Berita-berita mengenai penyebab kemandulan yang diakibatkan oleh suami ejakulasi dini tentu saja membuat wanita stress psikisnya. Selain kegagalan mencapai puncak orgasme, kehadiran buah hati juga akan tertunda lebih lama lagi. Lalu apakah penyataan ini benar dan sudah pernah dibuktikan secara medis ?

Jenis-jenis Ejakulasi Dini

Bagi yang belum paham dan masih awam mengenai dunia kesehatan pria akan saya bantu jelaskan. Ejakulasi dini adalah suatu kondisi dimana seorang pria mengalami ejakulasi lebih cepat dari waktu seharusnya. Biasanya keadaan ini tidak akan menyenangkan bagi kedua belah pihak karena penis akan loyo lebih dahulu sebelum dapat menyelesaikan tugasnya meneluri ovum.

Seperti halnya penyakit dan gangguan lainnya, ejakulasi dini juga memiliki tahapan bertingkat sesuai keparahannya. Ada 3 tingkat ejakulasi dini. Yaitu :

  1. Ejakulasi Ringan

Ejakulasi tingkat pertama ini terjadi jika seorang suami sudah melakukan penetrasi dalam beberapa lama kemudian baru melepaskan sel sperma di dalam vagina.

  1. Ejakulasi Sedang

Ejakulasi dini tingkat sedang sudah mulai mengganggu, namun ejakulasi jenis kedua ini masih memiliki harapan kesembuhan yang lebih besar dibandingkan ejakulasi tingkat berat. Sel sperma masih keluar di dalam vagina sesaat setelah kemasukan penis.

  1. Ejakulasi Berat

Ejakulasi tingkat puncak inilah yang dipermasalahkan oleh banyak kalangan. Parahnya, penis sudah loyo terlebih dahulu sebelum memasuki liang vagina. Akibatnya semprotan sperma terjadi di luar. Sehingga sudah dipastikan akan selalu gagal membuahi sel ovum.

Ejakulasi Dini Menyebabkan Kemandulan

Diantara ketiga jenis ejakulasi di atas, semuanya menjadi penghalang kenikmatan hubungan intim suami istri. Akan tetapi tidak semuanya menjadi penyebab gagalnya kehamilan dalam rumah tangga. Hanyalah ejakulasi tingkat ketiga atau yang terberatlah yang akan menunda kehamilan anda. Hal ini wajar saja jika mengingat ejakulasi tingkat akhir tidak bisa mengeluarkan sperma di dalam vagina. Akibatnya tidak ada sel sperma apapun yang bisa diharapkan menjadi pemenang dalam perlombaan melebur bersama ovum di dalam ovarium.

Mitos mengenai ejakulasi dini sebagai penyebab kemandulan sudah terpatahkan secara alami. Karena berita yang tersebar di masyarakat masih abstrak penjelasannya. Logikanya jika seorang pria masih dapat menumpahkan cairan spermanya di dalam lubang vagina maka otomatis pasti ada sperma yang masuk dan berusaha menembus sel telur. Sehingga mungkin saja terjadi kehamilan.

Tidak selalu setiap orang melakukan persetubuhan selalu berakhir dengan berbadan duanya si wanita. Harus diperhatikan bagaimana cara dan tanggal persetubuhan karena wanita hanya mengalami puncak masa subur selama beberapa hari dalam sebulan. Jadi intensitas bercinta yang hebat juga tidak menjamin cepatnya kehamilan. Justru kadang-kadang keseringan bercinta akan membuat anda lemah secara fisik.

Ejakulasi Dini VS Disfungsi Ereksi

Jika suami anda mengalami ejakulasi dini jangan terlalu disudutkan. Ada baiknya saling mengerti dan berusaha mencari jalan keluarnya. Apalagi ejakulasi dini masih lebih memiliki harapan dibandingkan disfungsi ereksi atau biasa disingkat DE.

Nah, bagi anda yang belum memahami perbedaan antara ejakulasi dini dan disfungsi ereksi akan saya jelaskan perbedaannya. Saya akan mengutip pendapat seorang pakar atau dokter di bidangnya. Namanya adalah  Dr. dr. Nur Rasyid, SpU yang menjadi dokter spesialis urologi di sebuah rumah sakit bernama ASRI di daerah Jakarta.

Disfungsi ereksi yaitu keadaan dimana penis belum menyemprotkan cairan saja sudah mengalami keloyoan. Sehingga disebut disfungsi karena penis tidak cukup keras untuk masuk ke liang vagina dan melakukan pembuahan.

Sementara itu, ejakulasi dini yang memiliki harapan sembuh tanpa obat adalah suatu kondisi dimana penis hanya mengalami ketegangan atau ereksi sebentar saja. Selain itu pria yang mengalami ejakulasi dini akan mengalami keloyoan pada penisnya sesaat setelah menyemprotkan sperma.

Seorang pria yang menderita ejakulasi dini hanya mampu melakukan penetrasi umumnya kurang dari 2 menit. Dengan waktu sesingkat itu tentu sudah dapat ditebak bagaimana perasaan istri normal yang belum mencapai puncaknya tetapi harus terpaksa mengkhiri permainan karena suami loyo lebih dulu.

Kesembuhan dari Ejakulasi Dini

Jelaslah bahwa ejakulasi dini bukan penyebab kemandulan anda karena masih bisa menyemprotkan sperma ke dalam vagina. Kecuali kasus ejakulasi dini parah yang mengeluarkan cairan ejakulat di luar sebelum penis memasuki liang vagina sehingga gagal melakukan usaha pembuahan.

Ejakulasi dini ini bisa disembuhkan bersama-sama. Seperti biasanya, segala penyakit berawal dari beban psikis yang kemudian ikut melemahkan fisik. Beban pekerjaan yang menumpuk, kelelahan setelah bekerja, masalah ekonomi keluarga yang mencekik dan problematika hidup lainnya merupakan penyebab malasnya penis tegang dalam waktu yang lama.

Coba selesaikan dulu masalah tersebut dan jangan langsung menyalahkan suami atas keadaan yang belum juga dikaruniai buah hati. Anda juga boleh memeriksakan kesuburan dan menciptakan gaya-gaya baru yang bervariasi dalam bercinta agar lebih menarik dan menantang. Selamat mencoba.