Cara Menghentikan Ejakulasi Dini

Cara Menghentikan Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini ataupun ejakulasi sebelum Anda ataupun pasangan Anda menginginkannya, ini adalah problema yang menyerang sebagian besar pria pada saat tertentu di dalam hidup mereka. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya ejakulasi, akan tetapi, bisa diatasi dan dikontrol dengan kehati-hatian atau di dalam kasus yang ekstrem dilakukan dengan bantuan intervensi medis. Di sini, Anda bisa menemukan beberapa strategi yang bisa membantu Anda untuk mengatasi ejakulasi dini dan meningkatkan stamina seksual Anda.

Langkah-Langkah

Metode 1 dari 4: Perbaikan yang Cepat

1. Gunakan Obat Kuat Herbal Hajar Sa’adah. Obat kuat hajar sa’adah adalah herbal yang dibuat dari  bahan – bahan natural yang merupakan ramuan kuno bangsa mesir yang merupakan rahasia turun – temurun yang sudah dikenal di dunia dalam mengatasi permasalahan ejakulasi dini dan memperlama ejakulasi pada pria dewasa tanpa efek samping baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Obat kuat Hajar Sa’adah memiliki khasiat yang cepat dan langsung dalam memperlama waktu ejakulasi, dan untuk jangka panjangnya banyak testimony dari pengguna yang dapat berhasil mengatasi ejakulasi dini secara permanen setelah beberapa kali menggunakan hajar sa’adah tanpa harus menggunakannya kembali, kecuali apabila ingin sekali – kali mengejutkan istri dengan lebih lama dari biasanya.

Terapi dengan menggunakan obat kuat hajar sa’adah adalah cara yang sangat diminati oleh banyak pria karena dianggap murah, praktis dan efektif dalam mengatasi permasalahan ejakulasi dini.

2. Menggunakan obat kimia krim analgesik atau spray, yang diperlukan resep dokter dan memiliki efek samping yang serius baik pemakaian jangka pendek, apabila untuk digunakan dalam jangka panjang.

Ada dua kategori dari produk seperti ini. Yang pertama adalah krim tradisonal “pemati rasa” dan spray atau semprotan yang sudah tersedia di pasaran selama beberapa waktu. Keunggulannya adalah Anda akan merasakan sensasi lebih sedikit yang akan membantu menunda ejakulasi. Kelemahannya adalah pasangan Anda bisa saja kehilangan banyak sensasi dan juga tentu saja menjadi kurang sensitif dan ini tidak selalu menjadi pilihan yang baik bahkan jika Anda menggunakan pilihan yang tertulis berikut ini.

  • Ada kategori baru dalam pengobatan topikal yang bisa diserap oleh kulit untuk bisa mendapatkan anestesi ringan pada sensor saraf di bagian bawah stratum corneum (bagian atas kulit) penis. Ini memungkinkan pria untuk memiliki kontrol pada ejakulasi dengan sedikit kehilangan sensasi seksual dan mengurangi pemindahan pada pasangan mereka.
  • Ada dua produk di pasaran yang ditargetkan untuk ejakulasi dini yang memberdayakan teknologi penyerapan ini. Yang pertama disebut PSD502 yang sudah menunjukkan hasil yang sangat baik pada pasien penderita ejakulasi dini dalam masa percobaan klinis namun masih belum tersedia di Amerika Serikat karena belum mendapatkan persetujuan FDA. Yang satu lagi bernama Promescent yang sudah tersedia di Amerika Serikat melalui FDA monograph 248.10.

3. Menggunakan tekanan strategis. Hal ini membutuhkan sedikit pengetahuan mengenai anatomi tubuh. Anda bisa menunda ejakulasi yang akan datang dengan menekan dua titik.

  • Tekanan pada perineum: Pereneum adalah satu titik di antara buah zakar dan anus. Menekan perineum akan membantu untuk menghentikan ejakulasi karena titik ini mencapai kelenjar prostat dan kelenjar inilah yang berkontraksi dan membesar di saat orgasme dan lalu melepaskan cairan ejakulasi. Mintalah pasangan Anda untuk melakukan penekanan penuh cinta ini pada Anda.
  • Tarikan testis: Saat seorang pria sudah deat dengan waktu orgasme, buah zakarnya akan naik. Pda saat ini terjadi Anda bisa menunda ejakulasi dengan cara berhati-hati menarik testis ke bawah ke posisi semula. Pasangan Anda juga bisa melakukan hal ini untuk Anda.

4. Gunakan kondom. Ini memang terdengar terlalu sederhana namun bekerja dengan baik pada banyak pria. Kondom mengurangi stimulasi pada sebagian besar pria yang kemudian berdampak pada perpanjangan waktu sebelum akhirnya ejakulasi.

  • Jauhi kondom yang sangat tipis. Anda bisa selalu memilih merek yang lebih baik yang memungkinkan stimulasi nanti.
  • Beberapa kondom dilapisi dengan sedikit numbing gel di bagian dalam. Ini bisa membantu Anda untuk menunda ejakulasi untuk lebih lama tanpa menyebabkan mati rasa pada pasangan Anda. Pastikan saja Anda tahu bagian mana yang seharusnya digunakan.

 

Metode 2 dari 4: Perubahan-Perubahan di Kamar Tidur

1. Mengurangi kegelisahan. Bagi banyak pria, kegelisahan dan tekanan untuk melakukan sesuatu menjadi satu penyebab utama terjadinya ejakulasi dini. Santailah dan ingat bahwa pasangan Anda mungkin lebih peduli dengan hal lain selain waktu Anda orgasme dan ingat juga bahwa ejakulasi dini tidak berarti Anda tidak pandai ditempat tidur.

  • Keluarkan klimaks dalam berhubungan seks dari apa yang Anda pikirkan. Jangan melihat hubungan badan hanya sebagai satu cara untuk mencapai orgasme. Mulailah melihat hubungan badan sebagai satu hal yang membuat santai dan sebagai waktu yang menyenangkan untuk Anda dan pasangan Anda tanpa terlalu memikirkan ejakulasi. Diskusikan pendangan baru ini dengan pasangan Anda sehingga pasangan Anda bisa berhenti menekan Anda secara sengaja ataupun tidak sengaja.

2. Memikirkan hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan seksualitas. Jika Anda merasa bahwa Anda terlalu bersemangat, alihkan pikiran Anda pada hal-hal lain yang abstrak dan tidak sexi seperti rumus matematika, kemacetan di jalan yang sibuk atau olaraga seperti baseball.  Renungkan selama beberapa saat, cukup untuk memberikan sedikit rehat dari aktifitas seks, mungkin sekitar 5 hingga 10 detik cukup lalu fokuskan kembali pikiran Anda pada pasangan Anda. Ingatlah, Anda perlu untuk menghindari pikiran yang membuat Anda stress atau menyebabkan Anda ejakulasi seketika itu juga.

3. Mencoba edging atau mengontrol orgasme adalah praktek untuk mengatur hasrat seks tingkat tinggi selagi menunda ejakulasi. Latihan mutlak untuk dilakukan agar edging bisa dengan mudah dilakukan seiring dengan waktu. Berikut ini adalah dua metode yang direkomendasikan oleh institut kesehatan nasional untuk menghantikan ejakulasi dini:

  • Metode stop-and-start: Berhubunganlah seperti biasa sampai Anda merasa Anda akan segera mencapai orgasme. Sesegera mungkin dan tiba-tiba saja hentikan stimulasi selama 30 detik lalu mulai kembali. Ulangi pola ini sampai Anda siap untuk ejakulasi.
  • Metode pemerasan: Berhubunganlah seperti biasa hingga Anda merasa akan segera orgasme. Hentikan stimulasi lainnya secara tiba-tiba dan dengan lembut remaslah penis dari tangkainya ke kepala penis (atau pasangan Anda bisa juga melakukan ini). Setelah beberapa remasan, hentikan semua stimulasi untuk sekitar 30 detik sebelum meneruskan hubungan badan. Ulangi pola ini sampai Anda siap untuk berejakulasi.

4. Mengubah posisi. Beberapa posisi bercinta memberikan lebih sedikit tekanan pada kepala penis ataupun bagian sensitif penis yang lain. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Cobalah posisi yang “pasif”. Berbaring di bawah pasangan wanita Anda atau mencoba posis berdampingan atau spooning.
  • Hindari posisi “aktif”. Posisi missionary atau rear-entry memberikan banyak stimulasi dan friksi pada penis, jadi hindarilah posisi-posisi tersebut.

5. Melambatlah. Bergantung pada sensitifitas Anda, memperlambat gerakan dan memilih untuk bergerak lebih lembut bisa membantu Anda menahan orgasme lebih lama. Jika Anda merasa terlalu dekat dengan orgasme, melambatlah sedikit, ubah ke posisi baru atau rehat sebentar untuk menstimulasikan pasangan Anda dengan cara lain.

6. Fokus pada foreplay. Terkadang “ejakulasi dini” adalah bingkai di dalam pikiran. Meskipun Anda mengalami ejakulasi dini saat berhubungan, Anda masih bisa memberikan pasangan Anda satu pengalaman seksual yang hebat, lebih menyeluruh, lebih intim dan lebih penuh perhatian. Stimulasikan pasangan Anda melalui berbagai cara manual, oral atau bahkan menggunakan sex toys agar pasangan Anda merasa puas tanpa menginginkan hubungan intim yang berkepanjangan.

 

Metode 3 dari 4: Olahraga dan Latihan

1. Lakukan olahraga PC muscle. Latihan agar otot PC (pubococcygeus) agar lebih fleksibel dan kuat perlu untuk dilakukan dan bisa membantu mengontrol ejakulasi. Ingat bahwa latihan ini juga sering disebut sebagai Kegel exercises yang Anda mungkin sudah pernah dengan sebagai satu latihan yang dilakukan oleh wanita. Otot yang dilatih sama.

  • Pastikan letak otot PC Anda. Letakkan satu atau dua jari tepat di belakang testis Anda. Berpura-puralah buang air kecil lalu coba untuk menghentikan aliran dengan kontraksi otot yang cepat. Otot yang baru saja Anda gunakan adalah otot PC.
  • Regangkan otot secara rutin. Coba lakukan 10 hingga 20 remasan dalam satu set dan lakukan satu set sebanyak 2 hingga 3 kali dalam satu hari. Lakukan satu set kapanpun Anda merasa bosan atau stabil. COntohnya adalah saat Anda sedang duduk atau berada di tengah hiruk pikuk. Pastikan tidak ada yang melihat Anda.
  • Remaslah otot PC aAnda saat Anda merasa bahwa Anda akan segera ejaklasi. Saat otot PC sudah cukup kuat, Anda pasti bisa menahannya seperti Anda sedang menahan keinginan buang air kecil.

2. Latihan untuk mengontrol orgasme Anda. Saat sedang masurbasi dengan bantuan tangan sang istri atau dengan pasangan yang sabar, fokuskan diri Anda untuk meningkatkan kontrol Anda terhadap orgasme. Stimulasikan diri Anda untuk mencapai batas orgasme dan lalu hentikan. Lakukan ini beberapa kali sebelum disudahi. Selama Anda latihan, belajarlah untuk mengenal tanda atau rasa bahwa Anda semakin dekat dengan orgasme. Catatlah seberapa dekat Anda dengan orgasme dan seberapa efektif Anda bisa menghentikannya dan kapan Anda mencapai “titik yang tidak bisa dikembalikan”. Selama berhubungan badan, gunakanlah pengetahuan ini untuk memperlambat atau untuk menyesuaikan gerakan Anda jika Anda merasa hampir orgasme terlalu cepat.

 

Metode 4 dari 4: Intervensi Medis

1. Kunjungi dokter. Jika Anda secara rutin mengalami ejakulasi kurang dari satu menit dan bahkan sesaat setelah memulai hubungan badan dan tidak ada satupun solusi yang sudah disebutkan di atas membantu Anda, maka sebaiknya Anda menemui ahli yang professional. Anda bisa menemui ahli urologi, terapis seks, psikolog atau psikiater untuk mendapatkan bantuan.

2. Ketahuilah pilihan perawatan yang bisa Anda dapatkan. Terapi yang ditawarkan oleh dokter Anda akan berbeda-beda berdasarkan pada usia Anda, kesehatan secara keseluruhan dan juga sejarah seksual Anda. Berikut ini adalah beberapa terapi yang umumnyadianjurkan:

  • Pengobatan topikal yang mengandung anetesi yang akan mengurangi sensitifitas penis dan diaplikasikan langsung pada penis. TEMPR (PSD502) baru saja menerima persetujuan European Union dan telah memperlihatkan efektifitas dalam uji coba  klinis. Prmescent juga sekarang umumya direkomendasikan oleh para ahli urologi di Amerika Serikat dan tersedia di apotek dan berbagai toko.
  • SSRI jangka pendek: Peneliti meragukan bahwa serotonin memiliki efek terhadap ejakulasi dan menemukan satu jenis serotonin terpilih yang bisa membantu untuk menunda ejakulasi. Dapoxetine biasanya harus dipakai sesuai dengan resep dokter dan persetujuan FDA di Amerika Serikat masih tertunda.
  • Tramadol: Satu analgesik oral ringan yang sudah menunjukkan peningkatan level serotonin yang akan memberikan kontrol yang lebih terhadap ejakulasi.
  • Clomipramine: Digunakan selama bertahun-tahun dan juga diketahui sebagai anti depresi.
  • Terapi intracavernous vasodilator: Di dalam kasus ekstrem, dokter Anda mungkin akan menyarankan suntikan vasodilator secara langsung ke dalam penis Anda sebelum Anda melakukan hubungan badan. Meskipun ini biasanya adalah pilihan yang efektif, ini bukanlah satu hal yang bisa dimulai dengan mudah.
  • Terapi psikologi seks. Jika dokter Anda meyakini bahwa ejakulasi dini Anda disebabkan oleh emosi dan mental, maka terapi ini akan dianjurkan untuk mendiskusikan, mencari tahu dan mengatasi keglisahan seksual.

 

Semoga bermanfaat,

Ita Arianto, S.Farm, Apt.