Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini merupakan keluarnya cairan sperma yang tidak bisa terkontrol saat sedang melakukan hubungan seksual. Hal ini umumnya terjadi selang 1 atau 2 menit setelah penetrasi. Ejakulasi dini tentu dapat menyebabkan kehidupan rumah tangga tidak harmonis. Seorang pria akan merasa tidak mampu memberikan kepuasan pada pasangannya dan merasa tidak puas pada diri sendiri yang dapat berujung pada keadaan tertekan dan stres. Apakah ejakulasi dini termasuk penyakit? Mari kita simak ulasannya dalam artikel kali ini!

Banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya ejakulasi dini. Faktor apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya ejakulasi dini?

  • Kurangnya stimulasi sebelum melakukan hubungan seksual.
  • Belum pernah melakukan hubungan seksual.
  • Alat kelamin pria yang sangat sensitif.
  • Pengalaman buruk saat melakukan hubungan seksual sebelumnya atau kejadian buruk di masa lalu.
  • Sedang dalam kondisi sakit serta mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk penyembuhan.
  • Kecemasan dan pikiran negatif saat melakukan hubungan seksual.
  • Kebiasaan buruk seperti konsumsi alkohol, narkoba, dan merokok.

Seiring dengan waktu dan bertambahnya usia, umumnya seorang pria bisa mengontrol kapan ejakulasi terjadi. Caranya adalah dengan berlatih untuk rileks dan merasa nyaman saat berhubungan. Namun jika memang ejakulasi dini terus terjadi, tentu hal itu tidak bisa dibiarkan. Hubungan seksual merupakan salah satu hal penting dalam rumah tangga. Tanpa hubungan yang sehat, rumah tangga bisa menjadi tidak harmonis dan bisa berujung pada perceraian. Faktanya, sebagian kasus-kasus perceraian bisa terjadi karena ketidakpuasan seksual pada pasangan.

Banyak pria yang mungkin merasa malu untuk membicarakan hal ini. Namun sebenarnya ejakulasi dini merupakan hal yang umum terjadi. Faktanya, satu dari setiap 3 pria di dunia ini pernah mengalami terjadinya ejakulasi dini dalam hidup mereka. Ejakulasi dini banyak terjadi pada pria dengan rentang usia 20an. Jadi, ejakulasi dini sebenarnya adalah hal yang umum terjadi. Selain berlatih untuk rileks, anda bisa mencoba beberapa cara berikut ini untuk mengatasi ejakulasi dini:

  1. Lakukan stimulasi

Sebagian orang mungkin menganggap masturbasi atau mendapatkan kepuasan seksual secara individu adalah hal yang tabu untuk dilakukan. Beberapa pria yang telah memiliki pasangan bahkan menganggap hal ini tidak perlu dilakukan. Namun ternyata itu salah. Masturbasi bisa dilakukan sebagai terapi dalam mengatasi ejakulasi dini. Dengan melakukan masturbasi, anda bisa belajar untuk lebih mengontrol kapan harus ejakulasi karena anda bisa mengenal diri anda sendiri dengan lebih baik dari sebelumnya.

  1. Penggunaan cairan lidocaine

Cairan lidocaine dapat mengurangi sensitivitas alat kelamin seorang pria. Karena beberapa pria memiliki alat kelamin yang sangat sensitif, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan cairan ini sebelum melakukan hubungan seksual. Cairan tersebut akan membantu mengurangi tingkat sensitivitas anda. Cairan lidocaine sudah banyak tersedia di toko-toko obat. Satu hal yang perlu anda perhatikan adalah gunakanlah produk yang terpercaya untuk menghindari segala macam efek samping yang tidak diharapkan serta pastikan bahwa pasangan tidak mengalami alergi atas cairan tersebut.

  1. Konsumsi obat anti depresi

Jika penyebab dari ejakulasi dini yang anda alami adalah karena adanya kecemasan, stres, atau depresi, anda bisa mengonsumsi obat anti depresi untuk mengatasinya. Anda tidak disarankan untuk sembarangan mengonsumsi obat anti depresi. Sebaiknya anda melakukan konsultasi terlebih dahulu untuk mengetahui pengobatan tebaik bagi keluhan anda pada dokter yang terpercaya. Penggunaan obat anti depresi yang berlanjut juga akan berdampak tidak baik bagi kesehatan anda sendiri.

  1. Berbicara dengan pasangan

Anda tidak bisa terus menerus mengabaikan keterlibatan pasangan dalam masalah ejakulasi dini yang anda alami. Hal ini akan membuat hubungan dengan pasangan justru semakin renggang. Bagaimana pun, anda dan pasangan harus saling berkomunikasi untuk mengatasi masalah tersebut. Berbicara secara terbuka dengan pasangan adalah hal yang bisa diterapkan sebagai teknik konsultasi untuk mengatasi kecemasan-kecemasan yang mungkin anda rasakan. Anda dan pasangan bisa bekerjasama untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Tentu sebagai pasangan, anda berdua akan saling menolong.

  1. Konsultasi dengan dokter

Jika anda ingin mengatasi ejakulasi dini yang anda alami, sebaiknya mulai sekarang buang jauh-jauh rasa malu anda. Lakukanlah konsultasi dengan dokter jika anda memang merasa perlu melakukannya. Dokter akan membantu anda mencari penyebab pasti ejakulasi dini tersebut. Kerjasama dengan pasangan untuk mengatasinya juga sangat diperlukan ketika anda memutuskan untuk mengunjungi dokter. Sebaiknya jadilah lebih terbuka dengan pasangan dan ajaklah pasangan anda untuk sama-sama berkonsultasi.

Jadi bagaimana kesimpulannya? Apakah ejakulasi dini termasuk penyakit? Intinya, ejakulasi dini bukanlah merupakan penyakit. Ejakulasi dini merupakan gangguan seksual yang bisa disembuhkan dengan berbagai cara. Namun ejakulasi dini ini dapat disebabkan karena seorang pria sedang menderita sakit atau terserang suatu penyakit. Hal yang terpenting dalam mengatasi ejakulasi dini adalah memelihara komunikasi yang baik dengan pasangan serta kemampuan seorang pria untuk mengenali diri sendiri dengan lebih baik. Sekian artikel kali ini semoga bisa menjadi solusi permasalahan seksual anda!